Home
a man who i love
Tampilkan postingan dengan label a man who i love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label a man who i love. Tampilkan semua postingan
QOTD
"Men want to be trusted and admired while women want to being heard and understood."
Harinya PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
"SELAMAT HARI GURU NASIONAL"
kalian juga udah ngucapin ke semua guru kalian kan?
just like me, i was told them that i looooooooooovvvveeeee them so much.
and i with my classmates do give them a very cute rose (only for 5 teachers, with different colors), and we give 3 roses in one bucket for our principal, and the last, the cutest, the biggest, the most special is a bucket contain 5 flowers of red rose for our kindest classroom teacher, Mrs. Nduk Qonaah. we do love you, mom :)
love,
PERCAYA
memang, untuk mengucap kata 'percaya' itu sangat mudah.
tapi tidak semudah itu bagiku, susah.
dan mempercayai itu sulit, begitu juga aku.
kenapa? kenapa aku tidak bisa dgn mudah percaya? karena aku tau bagaimana rasa sakitnya sebuah pengkhianatan. bagaimana rasa takutnya kehilangan seseorang yg kita sayang.
dan kenapa, orang yang susah percaya akan slalu salah di mata pasangannya?
karena mereka ingin kita menjadi percaya, suatu hal yg sulit bagi kita, kaum yg susah untuk percaya. yang tingkah laku kita akan terlihat aneh, dan berlebihan.
lalu, apakah kita dituntut menjadi seseorang yang lain saat didorong untuk percaya?
ya, jika kalian merasa tidak nyaman mempercayai.
tidak begitu, jika kalian ragu untuk dapat percaya atau tidak.
jadi, apa sebenarnya permasalahan dalam hal percaya?
kurangnya menghargai satu sama lain.
mengapa begitu?
karena seseorang tidak akan mampu utk merubah karakter dengan cepat.
begitu juga aku, tidak mudah untuk dapat 100% percaya walau aku tau, hal yang aku takutkan kemungkinan terjadinya sangat kecil.
tapi begitulah manusia, keegoisan membuat hal percaya menjadi sesuatu yang rumit.
yang tidak bisa diselesaikan dengan akal sehat.
dan aku hampir gila karenanya.
dan kita seharusnya bisa lebih mengerti satu sama lain, apa yang aku tidak suka, apa yang kamu tidak suka. apa yang aku mau, apa yang kamu mau.
agar kata percaya tergantikan dengan kata yang lebih sarat makna, SETIA.
Regards,
Hari Kesaktian PANCASILA
Birokrasi, hukum, dan keadilan masih merupakah hal-hal yang sulit ditegakkan pada negara 'berkedok' demokrasi ini.
Kerak pribadi bangsa pun menjadi mudah sekali diretakkan.
Alhasil, porak porandanya moral Sang Garuda bukan menjadi hal yang tabu, karena kegagahannya sudah lama layu di mata bangsa ini.
Abdul and The Coffee Theory - Aku Suka Caramu
i heart this song!
Abdul and The Coffee Theory - Aku Suka Caramu (Lyrics)
Aku suka caramu membuatku tersenyum
Saat hari ku kelabu
Aku suka caramu tertawa riang
Saat kau datang menyambutku
Aku suka semua perhatianmu
Aku suka caramu menjaga diriku
Aku suka semuanya tentangmu
Engkau dan aku
Tercipta untuk jadi satu
Engkau dan aku
Ku kan selalu jadi milikmu
Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka semuanya tentang kamu
Aku suka caramu menahan diriku
Saat ku ‘kan pergi jauh
Aku suka caramu membuatku cemburu
Tuk dapat perhatianku
Aku suka caramu memanjakanku
Aku suka caramu meyakinkan aku
Saat aku merasa ragu
Engkau dan aku
Tercipta untuk jadi satu
Engkau dan aku
Ku ‘kan selalu jadi milikmu
Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka semuanya tentang kamu
Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka
Aku suka
Aku suka
Aku suka
Aku suka
Semuanya tentang kamu
:)
Idul Fitri :)
in the pantry we saw many foods,
it's been so long we were miss-understood,
and when the gifts flooded in my house,
please forgive all my faults.
Happy Idul Fitri 1431 H for all Moslem around the world
cheers,
image taken from here
you are what you think
tadi pagi-pagi pas di sekolah, sobatku (si T) cerita:
"aku habis diramal pake tarot sama temen lesku. katanya si B (pacarnya dia) lagi care sama cewek lain! katanya dia lagi, dia malu kalo ga ngebeliin2 aku, saat ini dia emang sayang aku, tapi dia care sama cewek lain dan suatu saat bakal rela ngelepas aku demi cewek itu. dan ramalannya si L (tukang batagor yang jago ngeramal) juga sama! dan tadi aku kesel banget sama dia, dia gak bales smsku sampe jam 10 malem! otomatis pikiranku kemana-mana!"
dan aku diem aja. takut kalo pacarku juga kaya gitu. 'aku juga pengen diramal' batinku. sedia payung sebelum hujan lah intinya. sekali2 negative thinking juga perlu.
teruuuuuus, si sobatku (Nita) cerita ke sobatku lagi (Maud) yang penasaran banget sama masalah si T.
setelah ngobrol panjang lebar ngalor ngidul, akhirnya aku berkata "jangan mendahului Tuhan deh"
dan si Nita setuju. "iya, bener banget. aku udah bilang ke T, 'kamu tau kan aku pernah bilang apa? 'pikiranmu itu kenyataan' gitu. dianya takut sih"
si Maud juga nanggepin sama. terus si Nita nambahin, "sama kaya buku The Secrets, dalem buku itu intinya, pikiran kita itu ya yang bakal kita hadapi. jadi, anggep aja nih pikiran kita itu satelit pemancar televisi, terus pancarannya itu diterima sama televisi-televisi, nah televisi itu sebagai kenyataan hidup kita"
aku dan si Maud manggut2. aku nambahin "iya, si Asa juga pernah bilang ke aku kalo 'ketakutanmu itu jangan terus2an dipikirin, ntar malah jadi kenyataan lho. mikir yang baik2 aja' pada intinya kan sama aja. jadi, kalo kita percaya sama ramalan2 misalnya, ntar kita pikirin, dan perilaku kita ke orang lain jadi berubah, nah, pada akhirnya ketakutan itu bakal terjadi karena kita yang memulainya lewat pikiran kita. iya kan?"
"BENER!" kata Nita "makanya itu, mikir yang positif2 aja. contoh nih, aku selalu menghindari buat bilang 'TIDAK' karena apa? karena, kalo aku bilang, ato mikir 'aku nggak bakal telat' eeeeeh, aku malah telat. makanya aku ganti pake 'aku bisa dateng tepat waktu' daaaaaan, aku emang beneran tepat waktu"
"sugesti dong?" aku nambahin. "kadang2" jawab Nita.
siangnya, si T cerita lagi, rupanya dia masih resah.
akhirnya aku bilang aja ke dia:
"ada pepatah bilang 'kamu adalah apa yang kamu pikirkan, you are what you think'. jadi gini, kalo kamu percaya, pasti kamu takut, dan ketakutanmu itu merubah perilakumu, contohnya, kamu pasti dikit2 bilang 'sama sapa kamu? yakin sendirian aja? gak ada cewek lain kan?' nah itu justru bikin dia risih dan lama kelamaan menjauh dari kamu karena dia ga comfort, dan kemungkinan dia bakal nyari cewek yang bisa bikin dia comfort. itu intinya. pikiran lari ke perilaku dan akhirnya ke kenyataan. coba kalo kamu masa bodoh sama hal2 kaya gitu, kamu kan biasa aja, jadi gak bakal terjadi apa2 juga, malah kalo udah diramal gitu, manjain dia deh, jagain jangan sampe lepas. tapi tetep bikin dia comfort. hehehe"
dan si T bilang "iya ya, aku emang gak percaya sih, tapi ada rasa takut"
"yaudah, gak usah takut lagi, dan jangan berubah"
"iya, enggak bakal kok" jawab si T sambil senyuuum :)
inti dari cerita atau masalah sobatku itu adalah YOU ARE WHAT YOU THINK.
jadi, tetep berpikiran positif aja dalam segala keadaan ya guys ;)
smooooch,
"aku habis diramal pake tarot sama temen lesku. katanya si B (pacarnya dia) lagi care sama cewek lain! katanya dia lagi, dia malu kalo ga ngebeliin2 aku, saat ini dia emang sayang aku, tapi dia care sama cewek lain dan suatu saat bakal rela ngelepas aku demi cewek itu. dan ramalannya si L (tukang batagor yang jago ngeramal) juga sama! dan tadi aku kesel banget sama dia, dia gak bales smsku sampe jam 10 malem! otomatis pikiranku kemana-mana!"
dan aku diem aja. takut kalo pacarku juga kaya gitu. 'aku juga pengen diramal' batinku. sedia payung sebelum hujan lah intinya. sekali2 negative thinking juga perlu.
teruuuuuus, si sobatku (Nita) cerita ke sobatku lagi (Maud) yang penasaran banget sama masalah si T.
setelah ngobrol panjang lebar ngalor ngidul, akhirnya aku berkata "jangan mendahului Tuhan deh"
dan si Nita setuju. "iya, bener banget. aku udah bilang ke T, 'kamu tau kan aku pernah bilang apa? 'pikiranmu itu kenyataan' gitu. dianya takut sih"
si Maud juga nanggepin sama. terus si Nita nambahin, "sama kaya buku The Secrets, dalem buku itu intinya, pikiran kita itu ya yang bakal kita hadapi. jadi, anggep aja nih pikiran kita itu satelit pemancar televisi, terus pancarannya itu diterima sama televisi-televisi, nah televisi itu sebagai kenyataan hidup kita"
aku dan si Maud manggut2. aku nambahin "iya, si Asa juga pernah bilang ke aku kalo 'ketakutanmu itu jangan terus2an dipikirin, ntar malah jadi kenyataan lho. mikir yang baik2 aja' pada intinya kan sama aja. jadi, kalo kita percaya sama ramalan2 misalnya, ntar kita pikirin, dan perilaku kita ke orang lain jadi berubah, nah, pada akhirnya ketakutan itu bakal terjadi karena kita yang memulainya lewat pikiran kita. iya kan?"
"BENER!" kata Nita "makanya itu, mikir yang positif2 aja. contoh nih, aku selalu menghindari buat bilang 'TIDAK' karena apa? karena, kalo aku bilang, ato mikir 'aku nggak bakal telat' eeeeeh, aku malah telat. makanya aku ganti pake 'aku bisa dateng tepat waktu' daaaaaan, aku emang beneran tepat waktu"
"sugesti dong?" aku nambahin. "kadang2" jawab Nita.
siangnya, si T cerita lagi, rupanya dia masih resah.
akhirnya aku bilang aja ke dia:
"ada pepatah bilang 'kamu adalah apa yang kamu pikirkan, you are what you think'. jadi gini, kalo kamu percaya, pasti kamu takut, dan ketakutanmu itu merubah perilakumu, contohnya, kamu pasti dikit2 bilang 'sama sapa kamu? yakin sendirian aja? gak ada cewek lain kan?' nah itu justru bikin dia risih dan lama kelamaan menjauh dari kamu karena dia ga comfort, dan kemungkinan dia bakal nyari cewek yang bisa bikin dia comfort. itu intinya. pikiran lari ke perilaku dan akhirnya ke kenyataan. coba kalo kamu masa bodoh sama hal2 kaya gitu, kamu kan biasa aja, jadi gak bakal terjadi apa2 juga, malah kalo udah diramal gitu, manjain dia deh, jagain jangan sampe lepas. tapi tetep bikin dia comfort. hehehe"
dan si T bilang "iya ya, aku emang gak percaya sih, tapi ada rasa takut"
"yaudah, gak usah takut lagi, dan jangan berubah"
"iya, enggak bakal kok" jawab si T sambil senyuuum :)
inti dari cerita atau masalah sobatku itu adalah YOU ARE WHAT YOU THINK.
jadi, tetep berpikiran positif aja dalam segala keadaan ya guys ;)
smooooch,
Langganan:
Postingan
(
Atom
)



























.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
